Tutorial Cara Mengkonfigurasi Mail Server dan Web Mail di Debian 8.5 LENGKAP (Part 7)
Assalamualaikum Wr Wb
3 Agustus 2016
Yosh ,kita kali ini akan melanjutkan Konfigurasi Mail Server dan Web Mail di Debian 8.5 di Proxmox LENGKAP (part 7)
E. Tahap Pelaksanaan
(Cara Login 1)
*setelah itu kita tunggu proses download file-nya
*kemudian setelah selesai akan muncul gambar seperti dibawah ini...
*pilih Internet Site > Tab > ok
*Setelah selesai
*Setelah itu dilanjutkan dengan perintah :#nano /etc/postfix/main.cf
*Maka akan muncul seperti gambar dibawah ini
*Lalu kita diminta memasukan postmaster kita kosongkan saja lalu tekan tab pilih ok tekan enter
*Kemudian muncul “Force synchronous updates on mail queue “ silahkan tekan tab pilih No tekan enter
3 Agustus 2016
Yosh ,kita kali ini akan melanjutkan Konfigurasi Mail Server dan Web Mail di Debian 8.5 di Proxmox LENGKAP (part 7)
A. Pengertian
Mail Server adalah sebuah aplikasi yang menerima e-mail dari
pengguna lokal (dari domain yang sama) maupun pengirim remote dari
jaringan lain (internet). Selain itu Mail Server juga mampu mem-forward
e-mail tersebut ke Mail Server lainnya untuk dikirim. Intinya Mail
Server adalah yang melayani kalian para user dalam proses pengiriman dan
penerimaan e-mail seperti halnya kantor pos.
Untuk dapat mengirimkan e-mail, sebuah Mail Server harus memiliki sebuah MTA (Mail Transport Agent) didalamnya. Fungsi utamanya adalah untuk mengirimkan e-mail dari Mail Server lokal ke Mail Server remote. Sebenarnya ada banyak sekali jenis-jenis MTA yang Dapat kalian install di Debian.Beberapa contohnya adalah: Postfix ,Sendmail ,Qmail ,Exim,Zimbra.
Selain untuk mengirimkan e-mail, Mail Server juga bertugas untuk menerima e-mail menggunakan protokol POP atau IMAP. Untuk itu diperlukan juga sebuah POP dan IMAP server agar Mail Server dapat berfungsi dengan sempurna dalam menerima email masuk dari MTA Mail Server lain. Contoh POP dan IMAP server yang cukup terkenal adalah Courier dan Dovecot.
Webmail hanyalah merupakan frontend dari Mail. Inti mekanismenya sebenarnya terdapat pada Mail Server, bukan pada Webmail Servernya. Karena tujuan Webmail hanya untuk memudahkan user dalam mengakses Mail Server tersebut. Seperti halnya sebuah Bank, apabila kalian ingin mengirim uang bukankah jauh lebih mudah dan praktis jika kalian mengirim uang melalui ATM daripada harus mengirimuang dari pusat Bank nya langsung? Akan tetapi, tanpa sebuah Bank, ATM tidak akan ada gunanya, sebaliknya tanpa ATM, Bank tetap akan dapat berfungsi dengan normal. Begitu pula dengan Mail dan Webmail, tanpa adanya Mail Server, Webmail Server tidak akan ada gunanya.
Akan tetapi jika Mail Server tanpa Webmail Server, Mail Server tersebut tetap dapat bekerja sebagaimana biasa. Beberapa contoh Webmail yang terkenal adalah Squirrelmail, Zimbra, dan Roundcube. Squirrelmail saya pilih karena instalasi dan konfigurasinya mudah, aplikasinya ringan, dan tampilannya cukup sederhana.
B. Latar Belakang
Untuk dapat mengirimkan e-mail, sebuah Mail Server harus memiliki sebuah MTA (Mail Transport Agent) didalamnya. Fungsi utamanya adalah untuk mengirimkan e-mail dari Mail Server lokal ke Mail Server remote. Sebenarnya ada banyak sekali jenis-jenis MTA yang Dapat kalian install di Debian.Beberapa contohnya adalah: Postfix ,Sendmail ,Qmail ,Exim,Zimbra.
Selain untuk mengirimkan e-mail, Mail Server juga bertugas untuk menerima e-mail menggunakan protokol POP atau IMAP. Untuk itu diperlukan juga sebuah POP dan IMAP server agar Mail Server dapat berfungsi dengan sempurna dalam menerima email masuk dari MTA Mail Server lain. Contoh POP dan IMAP server yang cukup terkenal adalah Courier dan Dovecot.
Webmail hanyalah merupakan frontend dari Mail. Inti mekanismenya sebenarnya terdapat pada Mail Server, bukan pada Webmail Servernya. Karena tujuan Webmail hanya untuk memudahkan user dalam mengakses Mail Server tersebut. Seperti halnya sebuah Bank, apabila kalian ingin mengirim uang bukankah jauh lebih mudah dan praktis jika kalian mengirim uang melalui ATM daripada harus mengirimuang dari pusat Bank nya langsung? Akan tetapi, tanpa sebuah Bank, ATM tidak akan ada gunanya, sebaliknya tanpa ATM, Bank tetap akan dapat berfungsi dengan normal. Begitu pula dengan Mail dan Webmail, tanpa adanya Mail Server, Webmail Server tidak akan ada gunanya.
Akan tetapi jika Mail Server tanpa Webmail Server, Mail Server tersebut tetap dapat bekerja sebagaimana biasa. Beberapa contoh Webmail yang terkenal adalah Squirrelmail, Zimbra, dan Roundcube. Squirrelmail saya pilih karena instalasi dan konfigurasinya mudah, aplikasinya ringan, dan tampilannya cukup sederhana.
B. Latar Belakang
Sebelum mengkonfigurasi mail server dan mengistallnya dalam konfigurasi
dns anda pastikan telah sama dengan yang saya buat, yang saya maksud
disini ialah adanya baris “@ IN MX 2 mail.ilham2.net” atau“ mail
IN A 10.10.10.2 ” Baris ini dalam konfigurasi dns-server harus
ada.
C. Maksud Dan Tujuan
C. Maksud Dan Tujuan
Tujuannya membuat mail server untuk berkomunikasi antar jaringan lokal, dan dapat mengirim email.
D. Alat alat yang dibutuhkan...
1. PC/Laptop
2. Koneksi Wifi pada Mikrotik
3. Server terinstall Debian
E. Tahap Pelaksanaan
Pertama kalian buka dulu Debiannya
ada 2 cara yaitu:
-melalui SSH
-melalui Proxmox > VM > Console
*Lebih jelasnya seperti ini...
(Cara Login 1)
Koneksikan PC/Laptop ke Jaringan Mikrotik kemudian masukke Proxmox dan
dilanjutkan dengan masukke VM(virtual machine) kemudian masukke Console
(Cara Login 2)
Koneksikan PC/Laptop ke Jaringan Mikrotik kemudian masukke Terminal
kemudian masuke Remote SSH seperti biasa (dengan syarat Proxmox dan VM
dalam keadaan jalan (start)
Langkah selanjutnya --->>
Langkah selanjutnya --->>
*Login User Root $su
(kali ini saya login menggunakan Terminal )
*kemudian ketik perintah apt-get install postfix courier-pop courier-imap
*setelah itu kita tunggu proses download file-nya
*kemudian setelah selesai akan muncul gambar seperti dibawah ini...
*pilih Internet Site > Tab > ok
*Selanjutnya akan muncul Postfix Configuration System Mail Server
*disini saya beri nama :mail.ilham2.net >TAB > ok
*kemudian akan muncul seperti ini
*Creat directories for web-based administration > pilih saja Yes
*kemudian tunggu loading setting up dan update
*Setelah selesai
*kita ketik perintah : maildirmake /etc/skel/Maildir
*Setelah itu dilanjutkan dengan perintah :#nano /etc/postfix/main.cf
*Maka akan muncul seperti gambar dibawah ini
*Selanjutnya kalian geser arahkan ke paling bawah
*kemudian kita tambahkan: home_mailbox = Maildir/
*setelah itu ctrl+x > y >enter
*dan dilanjutkan dengan dpkg-reconfigure postfix
(tujuannya ialah untuk re install dengan konfigurasi yang diubah oleh konfigurasi kita)
*Seperti langkah installasi tadi ini hanyalah langkan untuk re-install seperti di windows tetapi dengan konfigurasi yang diubah oleh konfigurasi kita
*Kemudian akan muncul pilihan seperti gambar dibawah ini silahkan anda pilih “Internet site”
*lalu tekan tab pilih ok tekan enter
*lalu tekan tab pilih ok tekan enter
*Selanjutnya akan muncul Postfix Configuration System Mail Server
*Lalu kita diminta memasukan postmaster kita kosongkan saja lalu tekan tab pilih ok tekan enter
*Kemudian akan muncul seperti kotak dibawah untuk alamat - alamat penerima email , tidak perlu ditambahkan apapun. default(otomatis) saja tekan tab pilih ok tekan enter.
*Kemudian muncul “Force synchronous updates on mail queue “ silahkan tekan tab pilih No tekan enter
*Setelah itu muncul “local network” silahkan tambahkan “0.0.0.0/0” di bagian belakang tekan tab pilih ok tekan enter seperti gambar dibawah ini
*kemudian setelah itu muncul pertanyaan “use procmail for local delivery ?” silahkan tekan tab pilih no tekan enter
*selanjutnya akan muncul “mailbox size limit” 0 saja kemudian tekan tab pilih ok tekan enter
*maka setelah itu akan muncul lagi “local address extension character” *silahkan tekan tab pilih ok tekan enter
*selanjutnya setelah itu maka akan muncul piilhan internet protocol silahkan anda pilih IPV4 dengan tombol arah tekan tab pilih ok tekan enter
*setelah itu kita restart dengan mengetik 4 perintah dibawah ini
#service postfix restart
#service courier-pop restart
#service courier-imap restart
#service bind9 restart
#service courier-pop restart
#service courier-imap restart
#service bind9 restart
*langkah selanjutnya kita buat user baru dengan perintah : adduser jones (namanya)
Contoh:...
*dan yang kedua saya tambahkan user ampas
*Langkah selanjutnya yaitu ketik perintah :apt-get install squirrelmail
*tunggu proses download dan instalasinya
*setelah selesai kita ketik perintah :nano /etc/apache2/apache2.conf
*kemudian kita geserkan paling bawah maka akan muncul gambar dibawah ini dan kita tambahkan perintah Include "/etc/squirrelmail/apache2.conf" << letakkan diatas #vim: syntax=apache ts=4 sw=4 sts=4 sr noet
*simpan dan keluar dengan perintah Ctrl+x > y > enter
*kemudian kita restart dengan perintah > /etc/init.d/apache2 restart
*selanjutnya kita ketik perintah ln -s /usr/sharesquirrel/ /var/www/mail
*kemudian terakhir kita cek di web browser kita >ketik perintah :mail.ilham2.net/squirrelmail
*kemudian kita isi name dan passwordnya
*gambar dibawah ini akun jones (belum di beri pesan oleh orang lain
*kemudian kita Sign Out > lalu kita memakai user ampas
*Selanjutnya klik Compose
*isikan Pesannya dan isikan penerimanya
*setelah itu klik send
*selanjutnya kita sign out
*terakhir kita log in menggunakan user jones
*maka kita akan mendapat pesan dari si ampas
Yoshh ,selesai juga kita membuat Mail Server dan Web Mail di Debian 8.5 LENGKAP.
F. Referensi
Buku Konfigurasi Debian Versi BLC Telkom
G. Hasil dan Kesimpulan
Pada akhirnya kita dapat mengirim Pesan kepada Client atau teman teman yang berada pada Jaringan kita
Part 8 klik disini
Kuranglebihnya mohon maaf dan semoga bermanfaat
Wassalamualaikum Wr Wb
Leave a Comment