Tutorial Cara Membuat Simulasi Server DHCP Pada Jaringan Menggunakan Software Aplikasi Cisco Packet Tracer di Linux / Windows

Assalamualaikum Wr Wb

22 Juli 2016

Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang Cara Membuat Simulasi Server DHCP Pada Jaringan Menggunakan Software Cisco Packet Tracer

( BASA BASI DULU )

A. Pengertian
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client / server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP.
Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
DHCP didefinisikan dalam RFC 2131 dan RFC 2132 yang dipublikasikan oleh Internet Engineering Task. DHCP merupakan ekstensi dari protokol
Bootstrap Protocol (BOOTP).

B. Latar Belakang

Jika saat kita sedang mengkonfigurasi misalnya 100 PC atau lebih disebuah perusahaan atau sekolah, kita tidak perlu repot-repot harus mengatur ipnya secara manual, cukup kita mengatur pada 1 server saja maka client akan dengan sendirinya mendapatkan IP secara otomatis.

C. Maksud Dan Tujuan

- Setting ip dan tidak perlu mengahabiskan banyak waktu.
- Menghindara kesalahan pada saat mengatur IP

D. Alat-alat yang dibutuhkan:
1. PC/Laptop
2. Software Cisco Packet Tracer
3. Sistem Operasi Linux / Windows

E. Tahap Pelaksanaan
Pada Postingan ini saya akan membuat Simulasi Server DHCP
Langsung saja simak postingan dibawah ini :D
*Pertama, Buka Aplikasi Cisco Packet Tracer


*Kemudian siapkan  3buah PC , 1buah Switch , dan 1buah Server

 
(contoh saja)

*Setelah itu tambahkan kabel Copper Straight-Through (jika belum tahu caranya Klik Disini  )


*Kemudian Selanjutnya,kita setting IP Server-nya ,dengan cara klik 2x Server0 kemudian pindah ke Tab Desktop > IP CONFIGURATION > Isikan IP Sesuai keinginan anda (contoh lihat seperti gambar dibawah ini )


*Selanjutnya kembali Ke bagian Tab > CONFIG > FastEthernet >IP Configuration > Pilih Static > Isikan IP-nya

*Kemudian Kembali ke bagian Tab > CONFIG > SERVICE > DHCP > kemudian kita ubah Start IP Address-nya (maksudnya dari berapa angka mulai IP Address DHCP-nya dimulai *gak jelas moga aja kalian paham maksudnya :v  ,disini saya mulai dari 10 (192.168.33.10)

*Setelah itu kita buka PC0 >Desktop > IP Configuration > klik DHCP
*maka akan muncul gambar seperti dibawah ini


*Setelah itu kita buka PC1 >Desktop > IP Configuration > klik DHCP
*maka akan muncul gambar seperti dibawah ini


*Setelah itu kita buka PC2 >Desktop > IP Configuration > klik DHCP
*maka akan muncul gambar seperti dibawah ini


*Sekarang kita Coba Test Melalui Simpe PDU


*Lihat hasilnya dari PC 0,1,2,3 ke Server (Success )


*Lihat hasilnya dari PC 0 ke PC1, PC2ke PC3  (Success)

F. Referensi
Ebook Cisco Versi BLC Telkom

G. Hasil dan Kesimpulan
DHCP sangat direkomendasikan untuk Server yang memilik Client yang berjumlah besar atau banyak

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum Wr Wb

Tidak ada komentar

Berkomentarlah dengan Sopan di Blog saya yang sederhana ini

ILHAM NUGRAHA BLC. Diberdayakan oleh Blogger.