Tutorial Cara Mengkonfigurasi Samba File Server di Debian 8.5 LENGKAP (Part 6)
Assalamualaikum Wr Wb
1 Agustus 2016
Yosh ,pada kesempatan kali ini saya akan kembali melanjutkan konfigurasi Debian 8.5 yang pastinya kali ini saya akan membahas tentang tata cara mengkonfigurasi Samba File Server di Debian 8.5
B. Latar Belakang
Hal yang melatarbelakangi membuat Samba File di Debian 8.5 ialah karena keefisiensi karena dapat memudahkan File Sharing terhadap para Client-nya
C. Maksud dan Tujuan
Agar dikemudian hari Server kita akan lebih mudah Transfer File terhadap para Client
D. Alat yang diperlukan
1. Laptop/PC
2. Koneksi Wifi pada Mikrotik
3. Server terinstall Debian
E. Tahap Pelaksanaan
1 Agustus 2016
Yosh ,pada kesempatan kali ini saya akan kembali melanjutkan konfigurasi Debian 8.5 yang pastinya kali ini saya akan membahas tentang tata cara mengkonfigurasi Samba File Server di Debian 8.5
A. Pengertian
Samba File Server
Samba File Server
File Server memberikan layanan berupa penyediaaan file ataupun folder yang dapat diakses bersama-sama oleh para pengguna di dalam suatu jaringan. File Server sering juga disebut sebagai sistem File Sharing. Keuntungan dari penggunaan File Server ini dapat kalian lihat dari segi keefisiensiannya. Misalnya dalam suatu kasus kalian mempunyai 200 PC Client yang perlu diinstallkan program. Akan tetapi file installer program tersebut hanya
terdapat disalah satu komputer saja. Tentunya akan sangat merepotkan dan beresik apabila kalian harus mengkopikan file installer tersebut ke tiap-tiap PC secara manual. Nah,solusinya adalah dengan penggunaan metode File Sharing ini. Dimana hanya ada satu komputer yang men-sharing file installer program tadi, lalu dari komputer-komputer client hanya tinggal mengaksesnya saja.
Lalu bagaimana implementasi sistem File Server ini di Debian 7?Dengan Samba
terdapat disalah satu komputer saja. Tentunya akan sangat merepotkan dan beresik apabila kalian harus mengkopikan file installer tersebut ke tiap-tiap PC secara manual. Nah,solusinya adalah dengan penggunaan metode File Sharing ini. Dimana hanya ada satu komputer yang men-sharing file installer program tadi, lalu dari komputer-komputer client hanya tinggal mengaksesnya saja.
Lalu bagaimana implementasi sistem File Server ini di Debian 7?Dengan Samba
Samba adalah program yang bersifat open source yang menyediakan layanan
berbagi berkas (file service) dan berbagi alat pencetak (print service), resolusi nama NetBIOS, dan pengumuman layanan (NetBIOS service announcement/browsing). Sebagai sebuah aplikasi file server, Samba mengizinkan berkas, alat pencetak, dan beberapa sumber daya lainnya agar dapat digunakan oleh banyak pengguna dalam keluarga sistem
operasi UNIX, dan mengizinkan interoperabilitas dengan sistem operasi Windows. Samba dibuat berdasarkan protokol Server Message Block (SMB), oleh Andrew Tridgell.
berbagi berkas (file service) dan berbagi alat pencetak (print service), resolusi nama NetBIOS, dan pengumuman layanan (NetBIOS service announcement/browsing). Sebagai sebuah aplikasi file server, Samba mengizinkan berkas, alat pencetak, dan beberapa sumber daya lainnya agar dapat digunakan oleh banyak pengguna dalam keluarga sistem
operasi UNIX, dan mengizinkan interoperabilitas dengan sistem operasi Windows. Samba dibuat berdasarkan protokol Server Message Block (SMB), oleh Andrew Tridgell.
B. Latar Belakang
Hal yang melatarbelakangi membuat Samba File di Debian 8.5 ialah karena keefisiensi karena dapat memudahkan File Sharing terhadap para Client-nya
C. Maksud dan Tujuan
Agar dikemudian hari Server kita akan lebih mudah Transfer File terhadap para Client
D. Alat yang diperlukan
1. Laptop/PC
2. Koneksi Wifi pada Mikrotik
3. Server terinstall Debian
E. Tahap Pelaksanaan
Yosh langsung saja...
Pertama kalian buka dulu Debiannya
ada 2 cara yaitu:
-melalui SSH
-melalui Proxmox > VM > Console
*Lebih jelasnya seperti ini...
(Cara Login 1)
Koneksikan PC/Laptop ke Jaringan Mikrotik kemudian masukke Proxmox dan
dilanjutkan dengan masukke VM(virtual machine) kemudian masukke Console
(Cara Login 2)
Koneksikan PC/Laptop ke Jaringan Mikrotik kemudian masukke Terminal
kemudian masuke Remote SSH seperti biasa (dengan syarat Proxmox dan VM
dalam keadaan jalan (start)
Langkah selanjutnya --->>
Langkah selanjutnya --->>
*Login User Root $su
(kali ini saya login menggunakan Terminal )
*Selanjutnya kita ketik perintah: #apt-get install samba
*kemudian tunggu sebentar waktu install tergantung koneksi kalian ,55MB File Samba-nya gan!
*setelah selesai penginstallan selanjutnya ketik perintah : nano /etc/samba/smb.conf
*kemudian akan muncul seperti dibawah ini
F. Referensi
Buku Konfigurasi Debian Versi BLC Telkom
G. Hasil dan Kesimpulan
Sesuai harapan kita ,sekarang server kita akan lebih mudah File Sharing terhadap Client kita
*kemudian tunggu sebentar waktu install tergantung koneksi kalian ,55MB File Samba-nya gan!
*setelah selesai penginstallan selanjutnya ketik perintah : nano /etc/samba/smb.conf
*kemudian akan muncul seperti dibawah ini
(gambar diatas ialah belum di edit)
*kemudian ketik perintah seperti dibawah ini
*contoh saja
[ilham2.net]
path = /home/ilham
browseable = yes
writeable = yes
guest ok = no
public = no
read only = no
security = user
path = /home/ilham
browseable = yes
writeable = yes
guest ok = no
public = no
read only = no
security = user
*lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini
*kalau sudah ctrl+x > y > enter
*selanjutnya kita buat user-nya dengan cara ketik perintah :
*smbpasswd -a ilham (contoh)
*kemudian ketik passwordnya
*kemudian ketik ulang passwordnya
*selesai :D
*lebih jelas lihat gambar dibawah ini
*selanjutnya kita restart dengan perintah:/etc/init.d/samba restart
*Selesai...
*Selanjutnya kita buka Sistem Operasi Windows
*(disini saya menggunakan Windows 7 Ultimate (bajakan :v )
*kemudian di tampilan Desktop tekan ( Windows + R ) >> \\10.10.10.2 (sesuai IP Debian kalian ) >ok / enter
*lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini
*Selanjutnya akan muncul gambar dibawah ini
*kemudian kita disuruh mengisi login yang kita buat sebelumnya
*lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini
*kemudian > ok
*maka akan muncul file yang kita miliki di IP Debian kita
*Yosha selesai kita mengkonfigurasi Samba File Server.
F. Referensi
Buku Konfigurasi Debian Versi BLC Telkom
G. Hasil dan Kesimpulan
Sesuai harapan kita ,sekarang server kita akan lebih mudah File Sharing terhadap Client kita
Wassalamualaikum Wr Wb
Leave a Comment