Hal-Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Menginstallasi Server (Part 1)

Assalamualaikum Wr Wb

15 Juli 2016

Pada postingan kali ini saya akan melanjutkan postingan kemarin yaitu melakukan Hal-Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Menginstallasi Server

 
A. Pengertian
Server yaitu sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer.

B. Latar belakang
Mengetahui hal-hal yang harus dilakukan setelah instalasi server.

C. Alat-alat yang dibutuhkan
1. PC/Laptop
2. Koneksi Mikrotik
3. Server Telah Terinstall Debian

D. Maksud dan tujuan
Melakukan konfigurasi setelah menginstall server.

E. Tahap pelaksanaan kegiatan
Langsung saja cara pertama yaitu
*Login ke Hotspot Mikrotik kalian
*kemudian masuk ke Proxmox kalian
*selanjutnya masuk ke VM kalian
*Pilih pada bagian Console
*tunggu beberapa saat
*kemudian login sebagai root
*setelah login root kalian dapat mengisikan repostori

Cara Menambahkan Repositori
ketik perintah:
#nano /etc/apt/sources.list

*Pada file ini anda dapat menambahkan repository online seperti :
gambar di bawah ini

(Gambar Repository Online dari kambing.ui.ac.id )

(Gambar diatas Repositori dari Server Lokal di BLC TELKOM Klaten )

*setelah itu kalian simpan dan keluar tekan Ctrl + X > Y > Enter
ingat perbedaan terletak pada # dan tanpa #

Keterangan:
# artinya Disable =tidak aktif
dan tanpa # artinya Able =Aktif


*setelah itu kemudian kita update repositorinya dengan cara
#apt-get update

*kemudian dilanjutkan dengan perintah >
#apt-get dist-upgrade


*kita telah selesai menambah dan mengupdate repositorinya

Sekarang kita lanjut Mengkonfigurasi TCP/IP

*Ketik perintah #nano /etc/network/interfaces
*ubah menjadi seperti dibawah ini
*Ubah "allow-hotplug eth0" menjadi auto eth0

*Simpan file dan keluar dengan menekan ctrl+x tekan y tekan enter , lalu restart network anda dengan
perintah
#service networking restart atau kalian dapat menggunakan /etc/init.d/networking restart (Fungsinya untuk merestart konfigurasi agar terbaca yang menjadi konfigurasi yang terbaru)

*setelah itu kemudian kita cek dengan cara ifconfig

*Jika eth0 belum hidup maka anda dapat menghidupkan nya dengan perintah ifup eth0
jika ingin mematikan dengan perintah : ifdown eth0
Sesuai dengan eth yang ingin dihidupkan atau dimatikan
*kita telah Selesai mengatur konfigurasi TCP/IP

Selanjutnya kita Mengatur Hostnamenya

*Hostname atau nama mesin merupakan tanda milik dan juga sebagai tanda pengenal
dalam jaringan agar bisa diketahui
*Cek hostname dengan perintah : hostname && hostname –f
*Pada gambar diatas hostname masih berbeda yaitu ilham dan ilham.net maka hostname
(maaf gambar diatas ialah yang sudah jadi / benar )

*tapi tenang saja saya akan memberi cara mengubah menjadi benar
*ikuti langkah-langkah sebagai berikut
*Edit file hosts dengan perintah :#nano /etc/hosts
*ubah file tambahkan baris seperti gambar dibawah , tulis ip server kemudian di susul dua
nama hosts

*Kemudian keluar dan simpan, tekan ctrl+x > y tekan enter
*Setelah itu edit file hostname di /etc/hostname dengan perintah
#echo ilham.net > /etc/hostname
Kemudian jalankan ulang service hostname dengan perintah seperti dibawah
#/etc/init.d/hostname.sh
Periksa kembali apakah hostname sudah sama seperti gambar dibawah


*kita telah selesai Mengatur Hostnamenya

Selanjutnya Kita Memperbaiki Error atau Bug yang sering muncul di Debian

*Error yang sering muncul di debian ialah masalah locale , locale yang belum di set atau di atur ini
tetap dapat diatasi sebelum mengistall paket-paket aplikasi lain sebaik nya error ini segera
dibenahi terlebih dahulu , gambar dibawah merupakan error locale :


Langkah-langkah mengatasi locale :
*Masukan perintah :dpkg-reconfigure locales
*Maka akan muncul seperti gambar dibawah ini


*Setelah muncul seperti gambar diatas anda harus mencari “en-US.UTF-8” dan
“id_ID.UTF8” , seperti gambar dibawah anda beri bintang dengan menekan spasi



*Setelah selesai tekan tab pilih ok tekan enter


*Setelah itu muncul gambar seperti dibawah ini silahkan anda arah bawah ke “en-US.UTF8”
*tekan tab lalu pilih ok tekan enter

*kita telah selesai memperbaiki Error atau BUG di Debian

F.  Referensi
Buku Konfigurasi Debian Versi BLC Telkom Klaten

G. Hasil dan Kesimpulan
Setelah menginstall kita perlu mengupdate dan membetulkan (Fix) masalah pada Debian .dan akhirnya kita dapat menggunakan Debian tersebut tanpa adanya masalah

Kurang lebihnya mohon maaf dan semoga bermanfaat
Next posting akan membahas tentang Remote SSH,Web Server,Database Server,DNS dan FTP (Part 2) Klik disini
Wassalamualaikum Wr Wb

Tidak ada komentar

Berkomentarlah dengan Sopan di Blog saya yang sederhana ini

ILHAM NUGRAHA BLC. Diberdayakan oleh Blogger.