Perbedaan Sistem Operasi Windows dan Linux
Assalamualaikum
Wr Wb
22 Juni 2016
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang perbedaan Sistem Operasi Windows dan Linux
dan setelah saya amati ternyata ada 9 Perbedaan pada Sistem Operasi Windows dan Linux
1. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
Jika dilihat dari sisi HAKI, SO Windows dan kebanyakan program-program aplikasinya, kepemilikan lisensi (rata-rata berharga $200 USD) merupakan sarat mutlak untuk penggunannya.
Sementara Linux dan program-program aplikasinya dilain pihak berlisensi gratis dan justru mendorong para penggunanya untuk menyebarluaskan perangkat lunak tersebut.
22 Juni 2016
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang perbedaan Sistem Operasi Windows dan Linux
dan setelah saya amati ternyata ada 9 Perbedaan pada Sistem Operasi Windows dan Linux
9
Perbedaan Sistem Operasi Windows dan Linux
Berikut
ini adalah beberapa hal yang membedakan sistem operasi windows dan
linux : 1. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
Jika dilihat dari sisi HAKI, SO Windows dan kebanyakan program-program aplikasinya, kepemilikan lisensi (rata-rata berharga $200 USD) merupakan sarat mutlak untuk penggunannya.
Sementara Linux dan program-program aplikasinya dilain pihak berlisensi gratis dan justru mendorong para penggunanya untuk menyebarluaskan perangkat lunak tersebut.
2.
Instalasi dan Kelengkapan Program
Windows
adalah sistem operasi, itu sebabnya Windows tidak
menyediakan banyak program setelah
diinstal. Kalaupun ada mungkin Anda hanya akan menemukan Internet
Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil lainnya.
Ini
sangat berbeda dengan Linux. Sekalipun Linux juga suatu sistem
operasi, tetapi Linux disertai dengan banyak program didalamnya.
Setelah diinstal, Anda akan menemui banyak program dari hampir semua
kategori program. Sebut saja kategori Office Suite, Multimedia
(Sound, Video, Graphics), Internet (Browser, Email, Chat, Downloader,
Messenger, Torrent, News), 3D, Games, Utility, dll.
Dengan
waktu instalasi yang hampir sama, Anda bukan hanya mendapatkan suatu
sistem operasi tetapi juga semua program yang diperlukan untuk
kegiatan sehari-hari di Linux.
3.
Spyware.
Spyware
adalah suatu masalah yang cukup umum di dunia Windows.
Biasanya program spyware mengamati, mengumpulkan dan mengirimkan
sebuah data ke suatu server. Untuk hal yang lebih positif, program
ini biasanya dipergunakan untuk keperluan marketing. Sayangnya, ada
juga yang berniat buruk yaitu dengan mencuri identitas, kartu kredit,
dan tindakan negatif lainnya. Tidak banyak program spyware yang
menginfeksi Linux mengingat cara kerja Linux yang lebih susah
untuk ditembus. PCLinux telah menyediakan pre-instal Firewall untuk
melindungi sistem Anda dan bisa diaktifkan melalui PCLinux Control
Panel.
4.
Security dan Virus
Salah
satu masalah utama di Windows yang paling sering di temukan
adalah virus dan spyware. Dari tahun ke tahun permasalahan ini bukan
semakin mengecil tetapi malah semakin membesar. Ini semua terjadi
karena banyak lubang keamanan di Windows yang bisa dieksploitasi oleh
orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
Linux
diturunkan dari Sistem Operasi Unix yang memiliki tingkat
keamanan lebih kuat. Itu sebabnya tidak ada banyak virus di Linux dan
kalaupun ada tidak bisa berkembang biak dengan pesat dan biasanya
tidak mampu membawa kerusakan yang besar. Sekalipun tidak sepenting
di Windows, beberapa program anti virus di linux masih bisa
ditemukan, seperti ClamAV dan F-Prot. PCLinux telah
menyediakan anti virus ClamAV yang bisa ditemukan pada menu Start
> Applications > FileTools > KlamAV.
5.
Sistem File
Windows
menggunakan FAT dan NTFS. Windows tidak membedakan penggunaan
nama file dengan huruf besar dan huruf kecil (case insensitive).
Windows mengenal juga istilah drive untuk device dan partisi. Windows
memiliki MyComputer sebagai root, yang didalamnya terdapat berbagai
drive dan device. Windows juga tidak bisa membaca file sistem Linux
(tanpa memanfaatkan program terpisah). Di sistem file, ekstensi nama
file di Windows memiliki peranan penting.
Sementara
Linux menggunakan ext2, ext3, reiserfs, xfs, jfs dan lain
sebagainya. Linux dapat membaca dan menulis ke FAT32, dan dapat
membaca dan menulis NTFS (eksperimental dan memanfaatkan proyek
terpisah). Linux membedakan penggunaan huruf besar dan kecil dalam
berbagai aspek penggunaan sistem operasi. Di Linux, istilah drive
tidak digunakan. Yang digunakan adalah direktori biasa. Apabila
dibandingkan dengan Windows, Linux mengenal direktori root
(disimbolkan dengan /), yang didalamnya terdapat berbagai direktori
dan device. Di Linux, ekstensi nama file tidak memiliki peranan
penting.
6.
Sistem Distribusi
Windows
hanya mengenal satu distribusi yaitu Microsoft.
Sementara, Linux mengenal banyak distribusi yang merupakan
kumpulan kernel Linux, pustaka – pustaka sistem, dan
software – software yang dibungkus dengan prosedur tertentu.
Yang membedakan antar distribusi bisa saja pada semua bagian tersebut
(kernel yang berbeda versi dan pengaturan, software dan
pustaka yang berbeda), termasuk prosedur pemaketannya.
7.
Progam Aplikasi
Windows
unggul untuk aplikasi Office-nya. Diakui bahwa Microsoft Office
termasuk tool yang sangat enak untuk bekerja di PC seperti menyiapkan
presentasi, tulisan, laporan, agenda dll.
Linux
unggul dalam aplikasi Webserver, proxy server, firewall, mail
server, Samba dll. Pada aplikasi server umumnya X-Windows tidak
lagi digunakan di Linux, oleh karena itu Linux biasanya lebih hemat
resources (memory & harddisk) di bandingkan Windows. Sementara
komunitas Linux juga berusaha keras untuk mengejar ketinggalannya
dalam aplikasi Office-nya dengan mengembangkan StarOffice yang
dimotori oleh Sun Microsystems hardware tidak bisa bekerja di Linux.
Hal ini bisa terjadi karena pembuat hardware tidak menyediakan
driver versi Linux. Untungnya, belakangan ini cukup banyak vendor
yang sudah memberikan dukungan driver Linux. Dan pengenalan Linux
akan hardware semakin lama semakin meningkat sehingga mulai jarang
terdengar permasalahan hardware di Linux.
8.
Waktu Pengoperasian
Sebagai
SO personal workstation, Windows akan sering dimatikan
apabila ditinggalkan pemiliknya untuk menghemat listrik karena tidak
akan ada orang lain yang akan menggunakan komputer itu.
Sistem
Linux dirancang untuk bisa digunakan bersama-sama oleh banyak
orang. Karena itu perlindungan berkas dan proses-proses milik
seseorang terhadap orang lain menjadi porsi besar dari perhatian
perancangnya. Pada sistem Linux (dan Windows
NT/2000/XP) identifikasi user sangat menentukan hak akses
pengguna. Karena itu akan banyak ditemui pengguna Linux yang
bekerja dengan user root (nama super user di dunia
Unix).
9.
Menangani Crash
Dibandingkan
dengan Windows 95/98/ME, Linux jauh lebih stabil. Namun
jika mengikuti
petunjuk
sistemnya dengan baik, Windows XP juga cukup stabil.Unix
dan Linux mempunyai
sifat
multi-user. Linux menjalankan aplikasi secara berbeda
dengan Windows. Ketika suatu
aplikasi
terkunci, Anda dapat mematikannya dengan mudah. Cukup menekan
kombinasi tombol
Ctrl
+ Esc, dan dapat memilih aplikasi (atau proses) mana yang
bermasalah. Dan jika sistem
grafis
yang terkunci, bisa berpindah ke command-prompt (dengan
menekan Ctrl+Alt+F1)
dan
membunuh proses software secara manual. Juga tersedia pilihan
untuk merestart
desktop
saja dengan menekan Ctrl+Alt+Backspace. Ini berarti tidak
harus melakukan reboot
sekalipun
sistem Linux sedang mengalami masalah.
Semoga
bermanfaat
Wassalamualaikum
Wr Wb
Leave a Comment